Postingan

Wajah Gelap Pendidikan di Indonesia

Gambar
  Oleh : Yahya Rizki Fauzi   Berbicara tentang p endidikan, tentunya kita pasti sudah menge ta h u i , akan banyak hal yang dipaparkan maupun didiskusikan. Mulai dari bagaimana cara mengatur agar literasi meningkat, bagaimana upaya kita dan juga pemerintah dalam menangani buntu p endidikan di dalam desa, dan masih banyak hal yang perlu dibahas. Berbicara tentang p endidikan pula, tak lepas dengan yang namanya “sisi gelap” dari p endidikan itu sendiri. Contohnya s aja   tentang s i stem zonasi. Sebagian ber p ikir, adanya s i stem zonasi adalah membantu pemerataan peserta didik, serta juga membantu pemerataan bantuan-bantuan pemerintah agar bisa dialokasikan. Namun, yang namanya s i stem, akan ada dampak buruknya, yaitu semangat dalam menggapai sekolah yang diidam-idamkan semakin rendah. Yang mana itu bisa sangat berdampak buruk bagi peserta didik dan t e ntunya l embaga itu sendiri, Itu adalah contoh secuil dari banyaknya “sisi gelap” dari p endidikan di Indonesia. Maka d...

Mempelajari Bahasa Arab di Era Modern

Gambar
Oleh: Nafisa Akyasi                 Zaman telah membawa kita ke arah yang lebih modern dari sebelumnya, perubahan yang tak dapat ditolak dan arus kehidupan yang kian membutakan hati kita. Sebagaimana kita yang hidup dalam zaman sekarang, di jaman ini manusia memiliki ciri kebudayaannya masing-masing. Salah satunya adalah adanya kecenderungan untuk kita dalam kondisi terk adang begitu mudahnya kita terseret oleh kebiasaan dan cara pandang orang lain. Seakan-akan sesuatu hal yang sangat teramat penting jika hal itu dapat dilakukan oleh semua orang, seperti omongan dan pandangan orang lain itu sangat berarti bagi kita. Nyatanya tak ada jaminan jika kita bertindak sesuai dengan hal-hal yang mereka anggap terkenal dilingkungan masyarakat kita. Memberikan pendidikan yang layak adalah tanggung jawab orang tua kepada anaknya, serta perhatian yang cukup demi kebutuhan psikis atau mental sang anak. Sebagai guru b ahasa A rab ,  saya sangat be...

Perkembangan Fisik Motorik Anak Usia Dini

Gambar
Oleh: Shafira Aulia Ramadhanti Perkembangan fisik motorik anak adalah salah satu perkembangan penting dalam tahap usia dini. Dimana seharusnya guru dan orang tua bekerjasama untuk mengembangkan motorik. Guru dan orang tua menstimulus anak dengan berbagai mainan menyenangkan untuk menumbuhkan rasa senang terhadap anak  dan agar anak bisa tertarik untuk memainkan n ya . D alam permainan ,  anak telah mengembangkan motorik .  Perkembangan fisik motorik merupakan proses dimana seseorang berkembang dengan cara merespon yang menghasilkan suatu g erakan terorganisir dan terpadu. Ket e rampilan motorik bisa dilihat sebagai keberhasilan seseorang dalam melakukan ket e rampilan motorik. Motorik dibagi menjadi dua yaitu motorik halus dan kasar. Motorik kasar yaitu g erakan menggunakan otot besar dan membutuhkan banyak tenaga, contohnya berlari, berayun,   menendang. Motorik halus yaitu suatu g erakan tubuh yang menggunakan otot kecil dan bisa konsentrasi antara tangan dan mata....

Pendidikan Agama dan Moral pada Anak Usia Dini

Gambar
Oleh: Destri Fitriana   Usia dini merupakan usia yang tepat untuk diberikan berbagai konsep kehidupan sebagai bekal di kehidupan selanjutnya. Semenjak seorang manusia lahir dari rahim ibu sampai ia dapat hidup mandiri memerlukan waktu yang sangat panjang dibanding dengan makhluk hidup lainnya (Bronowski:1973).  Sedangkan menurut Sujiono (Dewi dan Eveline, 2004: 351) menjelaskan bahwa anak usia dini adalah sekelompok anak yang berusia 0-8 tahun yang memiliki berbagai potensi genetik dan siap untuk ditumbuhkembangkan melalui pemberian berbagai rangsangan. Dari pendapat tersebut ,  pendidikan anak usia dini merupakan anak yang berusia di   bawah 6 tahun, yang disebut usia emas atau golden age  dimana anak usia tersebut pada tahap per kembangan  otak yang sangat baik dalam menerima informasi maupun mene ladan i sikap dan karakter orang tua, pendidik dan ajaran yang diberikan lingk ungannya. Tujuan p endidikan anak usia dini  secara umum adalah mengembangka...

Minimnya Minat Literasi Anak Akibat Pandemi

Gambar
  Oleh : Riana Nida Ma’rifah Indonesia memiliki banyak permasalahan terkait bidang pendidikan. Salah satu contohnya adalah kurangnya literasi pada anak. Menurut informasi yang dilansir dari Kementerian Komunikasi dan Informatika, UNESCO telah menyebutkan bahwa Indonesia menempati urutan kedua dari bawah untuk tingkat literasi dunia. Menurut data UNESCO, minat baca masyarakat Indonesia sangat mengkhawatirkan, hanya 0,001%. Dengan kata lain, hanya 1 dari 1000 orang di Indonesia yang rajin membaca. Fakta tersebut membuktikan bahwa literasi dan minat baca di Indonesia sangat rendah. Oleh karena itu, hal tersebut menjadi acuan bahwa isu ini penting untuk diangkat. Apa itu literasi ? Secara etimologis, literasi berasal dari bahasa Latin “literatus” yang artinya adalah orang yang belajar. Sedangkan istilah literasi menurut National Institute for Literacy adalah kemampuan individu untuk membaca, menulis, berbicara, menghitung dan memecahkan masalah pada tingkat keahlian yang diperl...

Pentingnya Manajemen Pendidikan Demi Terlaksananya Merdeka Belajar Selama dan Pasca Covid-19

Gambar
  Oleh: Muhammad Abror Juraid Bachtiar Dalam (Sulistyorini, 2009: 13) manajemen merupakan suatu proses atau kerangka kerja yang melibatkan bimbingan kelompok orang ke arah tujuan-tujuan organisasional atau maksud-maksud yang nyata. Kemudian manajemen juga diterjemahkan sebagai pelaksanaan, pengelolaan dan perencanaan untuk mencapai suatu hasil yang diinginkan oleh seseorang yang berkepentingan. Dari pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa manajemen itu adalah usaha seseorang dalam merancang, mengelola dan merencanakan sesuatu untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Manajemen pendidikan bertujuan menurut (Kurniadin, 2012: 125): yaitu terwujudnya suasana belajar dan proses pembelajaran yang aktif, inovatif, kreatif, dan menyenangkan. Terciptanya peserta didik yang aktif dalam mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, bangsa dan negara. T...

Pendidik Cerdas yang Mencerdaskan

Gambar
  Oleh: Anisa Widiawati        Pendidik ibarat sebuah orkestra dimana masing-masing siswa memainkan dan menghasilkan beragam bunyi atau suara yang berbeda-beda sehingga membentuk sebuah aransemen yang indah. Pendidik yang gagal adalah pendidik yang hanya berfungsi sebagai paduan suara. Dengan kata lain, siswa hanya meniru gurunya, membuat pembelajaran menjadi monoton dan membosankan. Model “meniru” ini bukanlah kesalahan yang tidak dapat dibenarkan jika didasari kearifan lokal yang didasarkan pada tradisi yang baik. Pendidikan hakikatnya ialah menumbuhkan kearifan hidup melalui proses pembelajaran tentang kehidupan. Pendidikan harus mam p u mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif agar peserta didik dapat mengembangkan perannya dalam lingkungan so s ial yang selalu berubah. Di sisi lain, pendidikan yang hanya memperkaya pengetahuan menghasilkan peniru yang gagap dalam lingkungannya. Pendidikan bukan hanya sekedar transfer of knowledge dan tra...