Postingan

Kepemimpinan dalam Manajemen Organisasi: Antara Memimpin Orang Lain dan Memimpin Diri Sendiri

Gambar
Oleh: Bidang Organisasi PK IMM FITK Ketika seseorang menerima sebuah amanah dalam organisasi, ia sebenarnya tidak hanya menerima sebuah nama dalam struktur kepengurusan. Ia menerima sebuah tanggung jawab. Menjadi anggota suatu organisasi berarti ada peran yang harus dijalankan. Menjadi koordinator berarti ada orang dan pekerjaan yang harus dikoordinasikan, menjadi ketua berarti ada arah yang harus diberikan dan tanggung jawab yang lebih besar terhadap keberjalanan organisasinya. Namun, dalam praktiknya, tidak semua amanah selalu berjalan sebagaimana yang diharapkan. Ada orang yang awalnya hadir, kemudian perlahan sulit dihubungi. Ada yang tidak lagi merespons pesan. Ada yang tidak hadir dalam kegiatan. Ada pula yang memiliki tugas, tetapi pada akhirnya tugas tersebut harus diambil alih oleh orang lain. Ketika hal semacam ini terjadi, kita sering kali berhenti pada satu kesimpulan: orang tersebut tidak bertanggung jawab. Padahal, kita tidak pernah benar-benar tahu apa yang sedang te...

MEMBEDAH ISU GENDER MELALUI KACAMATA TRILOGI IKATAN

Gambar
Oleh: Bidang Immawati PK IMM FITK UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Gender sering kali dipahami secara keliru sebagai isu yang hanya berkaitan dengan perempuan atau gerakan perempuan. Padahal, gender merupakan isu yang perlu dipahami oleh semua kalangan, baik laki-laki maupun perempuan. Secara definisi, gender merupakan konstruksi sosial mengenai peran, perilaku, sifat, dan ekspektasi yang dilekatkan kepada laki-laki maupun perempuan oleh masyarakat. Oleh karena itu, konsep gender bersifat dinamis, dapat berubah sesuai dengan ruang, waktu, dan budaya. Hal ini berbeda dengan  sex , yaitu karakteristik biologis yang dimiliki laki-laki dan perempuan sejak lahir yang secara umum bersifat bawaan. Hal yang sering dikaitkan dengan isu ini adalah kesetaraan gender. Kesetaraan gender merupakan kondisi ketika laki-laki dan perempuan memperoleh akses, kesempatan, partisipasi, serta manfaat yang adil dalam berbagai aspek kehidupan. Namun, realitas menunjukkan bahwa masih banyak masyarakat yang...

Rapat Tengah Periode PK IMM FITK: Momentum Evaluasi dan Penguatan Arah Gerak Organisasi

Gambar
                 Sleman, 8 Juni 2026 – Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan melaksanakan Rapat Tengah Periode yang bertempat di Aula Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DIY. Kegiatan ini menjadi agenda strategis organisasi dalam melakukan evaluasi kinerja kepengurusan selama setengah periode sekaligus merumuskan langkah-langkah pengembangan untuk setengah periode berikutnya.             Rapat Tengah Periode dihadiri oleh jajaran yang terlibat dalam kepengurusan PK IMM FITK. Dalam forum tersebut, masing-masing bidang memaparkan capaian program kerja yang telah dilaksanakan, kendala yang dihadapi selama pelaksanaan, serta hasil evaluasi yang menjadi bahan refleksi bersama.             Selain menjadi ruang pertanggungjawaban dan evaluasi, kegiatan ini juga menjadi wadah diskusi yang konstru...

MENJADI KADER YANG KONSISTEN

Gambar
Oleh: Bidang Kader PK IMM FITK UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Menjadi kader merupakan sebuah proses pembentukan diri yang tidak hanya berfokus pada pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga pada pembentukan karakter serta komitmen dalam menjalankan nilai-nilai organisasi. Seorang kader diharapkan mampu menjadi pribadi yang aktif, bertanggung jawab, dan terus berkembang sesuai dengan tujuan perjuangan yang di emban. Oleh karena itu, proses perkaderan tidak berhenti pada saat mengikuti pelatihan atau kegiatan tertentu, melainkan berlanjut dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap, tindakan, dan kontribusi nyata. Dalam perjalanan menjadi kader, menjaga konsistensi sering kali menjadi tantangan yang tidak mudah. Berbagai kesibukan, perubahan lingkungan, maupun menurunnya motivasi dapat menjadi hambatan yang membuat seseorang kurang aktif dalam menjalankan perannya sebagai kader. Padahal, konsistensi merupakan salah satu kunci penting dalam membentuk kader yang berkualitas dan ...

Wujud Teologi Al-Maun: PK IMM FITK Gelar Edukasi Lingkungan Bersama Sekolah Marginal

Gambar
  Sebagai salah satu bagian dari pondasi Pendidikan Indonesia, IMM FITK hadir dalam kegiatan “Cinta Lingkungan” sekolah no-formal (Sekolah Marginal). Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Rabu, 04 Juni 2026 IMM FITK mengusung tema “Anak Hebat Peduli Lingkungan” mengajak adik-adik Sekolah Marginal untuk berkreasi dengan botol bekas. Botol-botol bekas yang sudah dikumpulkan dijadikan satu untuk dibagikan kepada adik-adik dan berkreasi membuat “Tabungan Uang”. Kegiatan ini menjadi ruang bagi adik-adik untuk berkreasi dan belajar untuk sadar akan lingkungan sekitar. Mendaur ulang botol bekas menjadi sesuatu yang bermanfaat ketimbang sekedar membuangnya. Kegiatan ini menjadi salah satu Upaya kami sebagai mahasiswa Pendidikan untuk menyadarkan dan memberi ilmu agar anak-anak bisa memilah sampah dengan baik, terutama sampah botol plastik. Dalam kegiatan ini, anak-anak tak hanya belajar untuk mengolah sampah dengan baik, anak-anak juga diajarkan untuk berkreasi dan belajar menyimpan uan...

PK IMMM FITK Teguhkan Militansi Kader Profetik Melalui Darul Arqam Dasar

Gambar
       Bantul – Pimpinan komisariat PK IMM FITK sukses menyelenggarakan Darul Arqam Dasar (DAD) pada 22-24 Mei 2026 di SMK Muhammadiyah Imogiri, Bantul. Kegiatan yang mengusung tema “Meneguhkan Militansi kader Profetik melalui Penguatan Intetelektualitas dan Spiritualitas” ini diikuti oleh 21 peserta sebagai bagian dari proses perkaderan formal Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM).      Darul Arqam dasar merupakan jenjang perkaderan utama IMM yang bertujuan membentuk kader yang memiliki komitmen keislaman, keilmuan, dan kemanusiaan. Melalui kegiatan ini, peserta dibekali pemahaman mengenai nilai-nilai dasar IMM, kemuhammadiyahan, Keislaman, kepemimpinan, serta berbagai materi yang mendukung pengembangan kapasitas kader yaitu Muatan Lokal yang bertemakan Edu Adaptif serta Softskill yang bertemakan kepenulisan.      Selama tiga hari dua malam pelaksanaan, peserta mengikuti rangkaian kegiatan yang terdiri atas penyampaian materi, diskusi kel...

Fiqih Wanita dan Produktivitas: Menjaga Ibadah di Tengah Kesibukan sebagai Kader IMM FITK

Gambar
Oleh: Tiara Renata Bidang Ketua Umum PK IMM FITK UIN SUNAN KALIJAGA. Di era modern saat ini, perempuan muslimah dihadapkan pada berbagai tuntutan peran yang kompleks. Tidak hanya sebagai individu yang menjalankan kewajiban pribadi, tetapi juga sebagai mahasiswa, aktivis organisasi, serta agen perubahan sosial. Bagi kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), produktivitas menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Kegiatan akademik, organisasi, hingga pengabdian masyarakat seringkali menyita waktu dan energi. Namun demikian, dalam perspektif fiqih, kesibukan tersebut tidak dapat dijadikan alasan untuk mengabaikan kewajiban ibadah. Dalam kaidah fiqih ditegaskan bahwa hukum asal ibadah wajib, seperti shalat lima waktu, tidak gugur oleh adanya kesibukan duniawi. Shalat tetap menjadi kewajiban utama yang harus ditunaikan dalam kondisi apapun, kecuali terdapat uzur syar’i yang jelas seperti sakit berat atau hilangnya ke...