IMM FITK Terjunkan 31 Kader, Hadirkan Semangat Ramadhan di Masjid Al-Huda
Anggota Bidang Tabligh Kajian dan Keislaman IMM FITK, Aska,
menyampaikan bahwa program ini bukan sekedar kegiatan mengajar, tetapi juga
menjadi bentuk nyata dari internalisasi Trilogi IMM, yakni Religiusitas,
Intelektualitas, dan Humanitas. “Melalui TPA Teaching, kami tidak hanya berbagi
ilmu dengan para santri, tetapi juga belajar bagaimana mengamalkan nilai-nilai
IMM secara langsung di tengah masyarakat. Ini adalah pengalaman berharga yang
mengajarkan kami tentang arti dakwah yang membumi dan pendidikan yang berjiwa,”
ujarnya.
Setiap harinya, kegiatan TPA Teaching dimulai setelah Asar dengan
sistem pembelajaran berbasis pos, di mana santri dibagi ke dalam beberapa
kelompok sesuai tingkat kemampuan mereka. Para kader IMM bertugas sebagai
pengajar sekaligus fasilitator di setiap pos, yang terdiri dari Pos Tilawah
untuk membimbing bacaan Al-Qur’an, Pos Literasi yang mengajarkan kisah-kisah
inspiratif, Pos Bahasa untuk memperkenalkan kosakata Arab dan Inggris dasar,
Pos Permainan Interaktif yang menghadirkan edukasi melalui metode yang
menyenangkan, serta Pos Mewarnai sebagai sarana kreativitas bagi santri. Dengan
sistem ini, suasana belajar menjadi lebih dinamis, sehingga anak-anak tidak
hanya memahami makna ibadah di bulan Ramadhan, tetapi juga menikmati setiap
proses belajarnya.
Tak hanya
santri yang antusias, masyarakat setempat pun menyambut baik kehadiran kader
IMM dalam kegiatan ini. Salah satu pengajar Masjid Al-Huda, Fadhila,
menyampaikan apresiasinya terhadap IMM FITK atas kontribusi nyata dalam
mendidik generasi muda. "MasyaAllah... Alhamdulillah, terima kasih kami
sampaikan mewakili takmir dan remaja masjid kepada teman-teman IMM FITK UIN.
Kehadiran teman-teman sangat membantu dan membawa warna baru, pengalaman baru,
serta kawan baru, baik bagi kami sesama pengajar maupun untuk anak-anak di
masjid. Selalu terenyuh melihat anak-anak yang begitu bahagia menyambut
teman-teman IMM FITK, bahkan sampai berlari ke parkiran untuk menyambut
kedatangan mereka. MasyaAllah, betapa dinantikannya kehadiran teman-teman di
sini. Selain itu, kami juga mohon maaf apabila selama kegiatan masih ada
kekurangan dalam penyambutan, pendampingan, atau hal lainnya," tuturnya.
Diharapkan,
program TPA Teaching ini menjadi salah satu langkah nyata dalam menumbuhkan
generasi Qur’ani yang berakhlak mulia serta memperkuat sinergi antara mahasiswa
dan masyarakat dalam membangun peradaban Islam yang lebih baik.
Tidak ada komentar