Musyawarah Komisariat ke- XXXI IMM FITK “Istiqomah Dalam Kepemimpinan Berkualitas: Wujudkan Kader Harapan Komisariat Anti Inkosisten”
Sabtu, 16
Desember 2023, Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Fakultas Ilmu
Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, telah melaksanakan
Musyawarah Komisariat ke-XXXI berlokasikan di SMP Muhammadiyah 1 Depok. Musyawarah
Komisariat (Musykom) adalah forum musyawarah tertinggi di ranah komisariat untuk
melanjutkan estafet kepemimpinan periode berikutnya. Dengan adanya regenerasi kepemimpinan,
organisasi dapat tumbuh dan berkembang dikarenakan adanya pergantian
kepengurusan. Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan
Keguruan (FITK) Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta menjadi
salah satu pergerakan mahasiswa berbasis perkaderan yang masih mempertahankan
proses regenerasi setiap satu tahun periode.
Kegiatan
musykom yang diselenggarakan mengangkat tema “Istikamah Dalam Kepemimpinan
Berkualitas: Wujudkan Kader Harapan Komisariat Anti Inkonsisten” dengan kader
IMM FITK angkatan 2023 selaku panitia acara. Dihadiri oleh kurang lebih 50
orang, terdiri dari Kader IMM FITK angkatan 2020, 2021, 2022, perwakilan dari
PK IMM Fakultas lain di UIN Sunan Kalijaga, Perwakilan Koordinator Komisariat IMM
UIN Sunan Kalijaga, dan Perwakilan Pimpinan Cabang IMM Kabupaten Sleman. Immawan
Arsyad Surya, perwakilan dari PC IMM Sleman dalam sambutannya pada saat
pembukaan acara memberikan semangat kepada para kader dalam berkiprah di IMM dan
apresiasi setinggi-tingginya kepada PK IMM FITK yang juga pada acara pembukaan
Musykom sekaligus meluncurkan majalah edisi pertamanya, yakni Majalah Al-Qolam.
Majalah ini merupakan persembahan dari Bidang Riset dan Pengembangan Keilmuan
dengan kepala bidang Immawan Andi Qadri Al-Aqsha yang sekaligus menjadi pimpinan
redaksi majalah ini.
Dalam agenda musykom
ini, berlangsung serangkaian acara mulai dari sidang pleno hingga sidang komisi
lalu dilanjutkan dengan pemilihan tim formatur. Tim formatur ini merupakan
aplikasi dari sistem yang dipakai dalam kepemimpinan Muhammadiyah, yakni
kolektif kolegial (bekerja bersama-sama dengan maksud dan tujuan yang sejalan).
Tim formatur dibentuk berdasarkan 7 suara tertinggi dari hasil pemilihan calon
tetap sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan. Sedangkan untuk calon yang
mendapat suara terbanyak pertama ditetapkan sebagai ketua sidang formatur untuk
kemudian memimpin musyawarah yang akan dilakukan tersendiri oleh tim formatur
terkait keputusan akhir siapa yang akan diamanahi sebagai ketua umum Pimpinan Komisariat
Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan periode
selanjutnya.
Dari hasil
musyawarah tersebut, diputuskan bahwasanya amanah diberikan kepada Immawan Bachtiar
Yusuf sebagai ketua umum terpilih pada Musykom XXXI PK IMM FITK tahun 2023 ini.
Dalam sambutannya, ia menyampaikan terima kasih dan mengharapkan kerja sama yang
baik untuk meneruskan estafet kepemimpinan supaya kedepannya bisa menjadi lebih
baik lagi dan tetap sesuai dengan tujuan Muhammadiyah. Kemudiania juga mengharapkan
kepada-kader IMM FITK yang akan melanjutkan kepengurusan di Pimpinan Komisariat
untuk meniatkan lillahi ta’ala, seperti yang dikatakan KH. Ahmad Dahlan
“Hidup-hidupilah Muhammadiyah dan jangan mencari hidup di Muhammadiyah”. Maksud
dari kalimat tersebut adalah Muhammadiyah itu bukan hanya organisasi tapi
memiliki berbagai ortom yang salah satunya adalah IMM, sebagai gerakan
mahasiswa Islam di bidang keagamaan, kemasyarakatan dan kemahasiswaan.
Musykom ditutup dengan sambutan dari
Ketua IMM FITK periode 2022/2023, Immawan Muhammad Rafif Said dengan memberikan
ucapan selamat atas terpilihnya Ketua Umum PK IMM FITK periode 2023/2024 yang
akan melanjutkan estafet kepemimpinan. Selain itu juga, Immawan Rafif menaruh harapan
kepada periode yang akan datang agar lebih baik dari periode sebelumnya dan
lebih mengedepankan identitas atau ciri khas dari PK IMM FITK, serta mengucapkan
terima kasih kepada hadirin yang sudah berkontribusi dalam acara Musykom XXXI. Semoga
dengan hasil Musykom XXXI tersebut, PK IMM FITK mampu menyinari UIN Sunan
Kalijaga Yogyakarta dan panji-panji merah ini mampu menjadikan istikamah
sebagai slogan dan upaya untuk mencapai kepemimpinan yang berkualitas seingga
dapat mewujudkan kader sesuai harapan.
Billahi fi sabililhaq,
Fastabiqul Khoirot.
IMM Jaya, Jaya, Jaya!
Tidak ada komentar