Header Ads

Header ADS

RTL SOFTSKILL DAD AKBAR 2021 (ESSAY) : PROBLEMATIKA PENDIDIKAN DI INDONESIA

 

Problematika Pendidikan di Indonesia

Oleh : Maulida Yuniyanti

            Pendidikan merupakan salah satu faktor yang dapat mendorong kemajuan serta keberhasilan suatu bangsa. Dalam Wikipedia Bahasa Indonesia, arti pendidikan adalah pembelajaran pengetahuan, keterampilan, dan kebiasaan sekelompok orang yang diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya melalui pengajaran, pelatihan, atau penelitian. Dapat kita artikan bahwa pendidikan sebenarnya tidak hanya sebatas pemberian materi pembelajaran saja namun bisa lebih dari itu, seperti memberi teladan, motivasi atau memberi pembelajaran-pembelajaran mengenai arti kehidupan yang sesungguhnya.

Pendidikan pada dasarnya merupakan salah satu jalan untuk membuat suatu negara menjadi negara yang maju. Dalam suatu bidang, tentu terdapat sebuah permasalahannya masing-masing begitupun dalam bidang pendidikan. Permasalahan pendidikan di Indonesia sendiri rasanya begitu banyak, seperti kualitas pendidikan yang rendah, rendahnya kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan, kurangnya ketersediaan dana pendidikan, kemudian yang saat ini kita rasakan yaitu sistem pendidikan yang berubah akibat covid 19, dan masalah-masalah lainnya. Di tulisan kali ini penulis akan menguraikan secara singkat mengenai masalah-masalah yang terjadi dalam dunia pendidikan yang ada di Indonesia.

Salah satu penyebab rendahnya kualitas pendidikan adalah rendahnya kualitas para pengajar. Seperti yang kita ketahui bahwasannya pengajar di Indonesia masih kurang dalam menggali potensi yang dimiliki peserta didik, mereka cenderung memberi materi demi nilai yang dapat memuaskan diri. Dalam UU No. 20 tahun 2003 pasal 2, dijelaskan bahwa “Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis dan bertanggung jawab”. Dapat kita lihat bahwa dalam UU tersebut dijelaskan mengenai potensi peserta didik, namun pada kenyataan yang dapat kita rasakan bahwa selama ini ketika menempuh pendidikan yang didapatkan hanyalah materi, materi, dan materi yang kemudian hal tersebut kadang membuat anak sulit menemukan potensi yang dimilik dan minat yang mereka inginkan. Di Indonesia juga rasanya pengajar lebih memprioritaskan tentang nilai yang dicapai peserta didik tanpa melihat usaha, kejujuran, dan kebutuhan anak. Pendidikan yang seharusnya menjadi tempat dimana anak tumbuh menjadi seseorang yang kreatif namun pada kenyataannya ada sebagian anak yang justru berkembang menjadi anak yang nakal. Hal tersebut yang menjadi salah satu penyebab kualitas pendidikan di Indonesia rendah,

Masalah lain dalam dunia pendidikan di Indonesia adalah rendahnya kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pendidikan. Pendidikan merupakan suatu hal yang penting dan sangat dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari, saat ini pendidikan sangat dibutuhkan untuk mencari pekerjaan yang baik. Rendahnya kesadaran akan pendidikan banyak terjadi di daerah pedesaan, mereka beranggapan bahwasannya ketika sudah bisa mencari uang lantas untuk apa sekolah tinggi? Dan justru kadang ketika sudah bersekolah tinggi namun tetap sulit untuk mencari pekerjaan. Selain anggapan itu, juga karena fasilitas di desa yang mungkin kurang layak dan kurang lengkap serta tentunya faktor ekonomi pun menjadi salah satu penyebab anak putus sekolah.

Untuk mendapatkan kualitas pendidikan yang bagus tentu membutuhkan biaya yang tidak murah. Mahalnya pendidikan di Indonesia dari TK sampai Perguruan Tinggi tentu membuat masyarakat yang kurang mampu lebih memilih untuk putus sekolah. Walaupun Indonesia sendiri menerapkan wajib sekolah 12 tahun untuk masyarakat, namun ketika tidak ada biaya untuk melaksanakan kewajiban itu masyarakat bisa apa. Tentu mereka mencari uang tidak hanya untuk membiaya sekolah namun juga untuk mendapatkan sesuap nasi agar mereka bisa bertahan hidup. Tidak ada pilihan lain ketika mereka tidak mempunyai biaya untuk membayar sekolah selain mereka putus sekolah dan memilih mencari uang.

Masalah lainnya yang saat ini tengah terjadi yaitu perubahan sistem pendidikan dikarenakan covid 19. Sudah hampir 2 tahun negara Indonesia mengalami musibah covid 19 yang kemudian berpengaruh pada hampir seluruh bidang kehidupan. Perubahan-perubahan besar terjadi akibat virus covid 19, salah satunya perubahan dalam sistem pendidikan yang terjadi di Indonesia. Seperti yang kita tahu bahwa akibat covid 19 sekolah ditutup yang kemudian mengharuskan peserta didik melakukan pembelajaran via online atau pembelajaran daring. Dalam pembelajaran daring tentu banyak tantangan-tantangan yang terjadi seperti sulitnya mengakses internet yang biasanya terjadi di daerah yang masih terpencil, tidak adanya fasilitas untuk menunjang pembelajaran daring yang biasanya diakibatkan oleh ekonomi keluarga yang tidak tinggi, tingkat kejenuhan serta kecemasan pada peserta didik meningkat diakibatkan materi yang sulit dipahami dan tugas yang terus menumpuk, serta tantangan-tantangan lain yang sepertinya masih sulit untuk diterima dikalangan masyarakat.

Dari uraian permasalahan di atas, sudah sepantasnya bagi kita sebagai penerus bangsa dan sebagai seseorang yang tentunya peduli akan nasib pendidikan di Indonesia, membuka mata dan membuka pikiran kita untuk terus memikirkan solusi yang tepat dan langkah apa yang seharusnya kita ambil. Karena seperti kata yang sudah familiar kita dengar “Kalau bukan kita siapa lagi? Dan kalau bukan sekarang kapan lagi?”, kata yang seakan menampar kita bahwa sudah saatnya kita bergerak untuk meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia serta memberikan solusi-solusi terhadap permasalahan yang terjadi, bukan hanya diam yang akhirnya justru membuat permasalahan pun semakin rumit, karena pada hakikatnya semakin kesini perkembangan zaman semakin maju dan permasalahan pun akan semakin kompleks dan kita harus menyiapkan diri sedari sekarang agar kedepannya kita mampu untuk menghadapi segala tantangan zaman.

 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.